Aku baca blog ini. Ternyata tulisan terakhir tahun 2009. Waw...luar biasa. Aku membaca sekilas dan tidak menyangka bahwa aku ternyata sudah menuliskan beberapa tulisan berbahasa Indonesia mengenai Firman Tuhan yang aku peroleh melalui kotbah minggu ataupun melalui saat teduhku. Sebelum aku membuka blog ini, yang aku ingat adalah bahwa tulisan ini dalam bahasa Inggris sebagai saranaku melatih kemampuan menulis bahasa Inggris sambil menuangkan pembelajaran yang aku ambil dari kotbah mingguan. Luar biasa...
Minggu kemarin terbersit dalam pikiranku untuk mengaktifkan blog ini lagi dengan menuangkan apa saja yang kuperoleh melalui kotbah mingguan maupun hasil perenunganku bersama abang di pagi hari. Sempat berpikir: "Yah..blognya bahasa Inggris...capek deh...aku hanya ingin menuangkan saja pengalamanku karena dengan menuliskan maka aku menjadi semakin mengerti dan ingat" Eh..ternyata....sudah beberapa tulisan dalam bahasa Indonesia.
Firman ini dibawakan oleh Pdt. Julius Anthony. Sudah sering aku melihat namanya tertulis sebagai pengkotbah di booklet GDI, tetapi tidak pernah tepat waktunya dengan jam kami kebaktian. Nah..pada hari Minggu kemarin, seperti biasa kami kebaktian jam 07.00 WIB dan Pdt. Julius Anthony yang membawa Firman Tuhan.
Saat melihatnya dari jauh ketika dia duduk di kursinya, dia sepertinya ramah. Dia berpakaian batik kemeja yang warnya sangat menarik pandangan mataku. Ha..ha..jadi naksir dengan batiknya yang bagus banget (dari jauh seh...) Dan saat dia maju ke depan untuk membawakan FT, dia sempat "minta ijin" kepada pak pendeta GDI, hi..hi..lupa namanya. Dia tepuk punggung pak pendeta GDI. Itu saja sudah menunjukkan dia ramah. Eh..ketika kotbah terbukti bahwa dia berjiwa ramah. Gampang sekali ketawa.
Nah..mengenai FT yang dibawakannya, ada 4 point yang disampaikan bahwa bla..bla...
1. Lewat Keadilan Allah. Ada satu pernyataannya yang awalnya membuat bingung: Ketidakadilan Allah masih lebih adil daripada keadilan manusia. Nah lho..bingung kan? Artinya setidak-tidak adilnya Allah menurut versi kita manusia ini, masih lebih adil koq ketidakadilannya itu dibanding ukuran keadilan Allah.
2. Lewat Kesulitan Hidup.
3. Baca Firman Tuhan setiap hari. Bagaimana kita bisa bertumbuh jika kita tidak mengenal DIA setiap harinya. Jadi baca FT itu wajib hukumnya. He..he..
4. Sukacita, kegembiraanku, dan bersyukur hanya ada di dalam Tuhan Yesus, bukan karena keadaan/situasi yang menyenangkan atau apa yang kita miliki. Kesusahan pasti dialami oleh umat Tuhan tetapi tetap dapat bersukacita, bergembira dan bersyukur karena Tuhan Yesus sendiri.
Aku diingatkan lagi terutama tentang point No. 4. Hm...sukacita dan kegembiraan = kebahagiaan. Dimanapun dan kapanpun manusia mencari KEBAHAGIAAN dalam bentuk ragam pencariannya dan KEBAHAGIAAN SEJATI ada di dalam YESUS.
Minggu kemarin terbersit dalam pikiranku untuk mengaktifkan blog ini lagi dengan menuangkan apa saja yang kuperoleh melalui kotbah mingguan maupun hasil perenunganku bersama abang di pagi hari. Sempat berpikir: "Yah..blognya bahasa Inggris...capek deh...aku hanya ingin menuangkan saja pengalamanku karena dengan menuliskan maka aku menjadi semakin mengerti dan ingat" Eh..ternyata....sudah beberapa tulisan dalam bahasa Indonesia.
Firman ini dibawakan oleh Pdt. Julius Anthony. Sudah sering aku melihat namanya tertulis sebagai pengkotbah di booklet GDI, tetapi tidak pernah tepat waktunya dengan jam kami kebaktian. Nah..pada hari Minggu kemarin, seperti biasa kami kebaktian jam 07.00 WIB dan Pdt. Julius Anthony yang membawa Firman Tuhan.
Saat melihatnya dari jauh ketika dia duduk di kursinya, dia sepertinya ramah. Dia berpakaian batik kemeja yang warnya sangat menarik pandangan mataku. Ha..ha..jadi naksir dengan batiknya yang bagus banget (dari jauh seh...) Dan saat dia maju ke depan untuk membawakan FT, dia sempat "minta ijin" kepada pak pendeta GDI, hi..hi..lupa namanya. Dia tepuk punggung pak pendeta GDI. Itu saja sudah menunjukkan dia ramah. Eh..ketika kotbah terbukti bahwa dia berjiwa ramah. Gampang sekali ketawa.
Nah..mengenai FT yang dibawakannya, ada 4 point yang disampaikan bahwa bla..bla...
1. Lewat Keadilan Allah. Ada satu pernyataannya yang awalnya membuat bingung: Ketidakadilan Allah masih lebih adil daripada keadilan manusia. Nah lho..bingung kan? Artinya setidak-tidak adilnya Allah menurut versi kita manusia ini, masih lebih adil koq ketidakadilannya itu dibanding ukuran keadilan Allah.
2. Lewat Kesulitan Hidup.
3. Baca Firman Tuhan setiap hari. Bagaimana kita bisa bertumbuh jika kita tidak mengenal DIA setiap harinya. Jadi baca FT itu wajib hukumnya. He..he..
4. Sukacita, kegembiraanku, dan bersyukur hanya ada di dalam Tuhan Yesus, bukan karena keadaan/situasi yang menyenangkan atau apa yang kita miliki. Kesusahan pasti dialami oleh umat Tuhan tetapi tetap dapat bersukacita, bergembira dan bersyukur karena Tuhan Yesus sendiri.
Aku diingatkan lagi terutama tentang point No. 4. Hm...sukacita dan kegembiraan = kebahagiaan. Dimanapun dan kapanpun manusia mencari KEBAHAGIAAN dalam bentuk ragam pencariannya dan KEBAHAGIAAN SEJATI ada di dalam YESUS.

0 komentar:
Poskan Komentar